Tanjung Tambak
adalah sebuah desa yang terletak di daerah kabupaten Ogan Ilir kecamatan
Tanjung Batu, menurut cerita dari narasumber yang dapat dipercaya Tanjung
Tambak pada mulanya hanya sebuah hutan besar yang belum di huni oleh manusia,
tanahnya menanjung atau berbentuk tanjung.
Berdasarkan
cerita narasumber bahwa nenek moyang mereka dulunya berasal dari desa Suka
Puleh (Desa tersebut berubah nama menjadi Tanjung Jirim dan sekarang
diganti lagi menjadi desa Bangun Jaya ).
Kehidupan
sehari-hari masyarakat di kala itu yakni mencari binatang buruan, menangkap
ikan, mencari pucuk kayu sebagai sayur mayur di hutan, membuat alat untuk
menangkap ikan seperti bubu seruo dan lain sebagainya. Selain itu mereka juga
sudah mulai mengenal kehidupan pasar dengan sistem barter atau saling
tukar-menukar barang dimana hasil hutanlah yang menjadi alat untuk berbelanja.
Sekitar tahun
1880an Nenek moyang ini melakukan perjalanan hingga sampai ke sebuah hutan
belantara yang belum di huni, kemudian mereka membuat suatu pemukiman. Mereka
mendirikan gubuk-gubuk sebagai tempat tinggal dan menetap. Karena jumlah
kelompok mereka semakin banyak dan berkembang maka para nenek moyang mendirikan
tempat tinggal yang lebih layak untuk mereka tempati, yaitu sebuah rumah tinggi
yang mempunyai tiang-tiang penyanggah yang berfungsi untuk menghindari dari
gangguan binatang buas disekitar mereka.
Untuk
memudahkan mengenal tempat baru tersebut maka para nenek moyang menamakan
tempat tersebut sebagai dusun atau kampung “Tanjung”, dan konon
cerita di sebelah ilir dusun atau kampung tersebut juga ditemukan sebuah makam
keramat “ Raden Fajri” yang mereka namakan sebagai “Tambak”. Makam
keramat “Raden Fajri ini ditemukan oleh salah satu warga bernama “Hamim Zuber”
yang kala itu menjabat sebagai ketep atau penghulu nikah. Ia bermimpi bahawa di
sebuah tempat terdapat sebuah makam, maka Hamim Zuber beserta tokoh masyarakat
lainnya segera melihat tempat tesebut dan ternyata benar bahwa di sana ada
sebuah makam yang sampai sekarang masih dirawat dan dijadikan keramat oleh
masyarakat setempat. Maka jadilah dusun atau kampung tersebut sebagai dusun Tanjung
Tambak sampai sekarang.
Di salah tempat
di desa Tanjung Tambak juga terdapat kampung yang diberi nama “Teluk Buai”
menurut cerita nenek moyang, sejarah teluk buai adalah tempat tersebut tanahnya
berupa “teluk” dan pada zaman penjajahan, untuk menhindari dari serangan
penjajah maka masyarakat membuat sebuah tipu daya yaitu dengan cara membuat “buai
atau ayunan” untuk anak bayi. Dan ayunan tersebut di isi dengan orang
dewasa sehingga belanda mengira bahwa masyarakat desa Tanjung Tambak mempunyai
ukuran tubuh yang sangat besar karena ukuran bayinya saja menyerupai ukuran
orang dewasa apalagi orang dewasanya mungkin tidak bisa di lawan oleh Belanda.
Oleh sebab itulah, orang-orang Belanda merasa takut lalu pergi dari desa
Tanjung Tambak sehingga lepaslah masyarakat dari serangan penjajah Belanda.
Untuk mengenang peristiwa lucu serta menegangkan tersebut maka masyarakat desa
Tanjung Tambak menamakan tempat tersebut adalah “Teluk Buai” yang
dikenal sampai sekarang.
Sistem
pemerintahan di dalam masyarakat Tajung Tambak pada mulanya berupa kepala dusun
atau krio yang ditentukan oleh masyarakat setempat, kemudian berdasarkan
perkembangan zaman dan perubahan sistem pemerintahan maka sekarang berubah
menjadi kepala desa atau kades yang dibantu oleh RT dan RW.

8 komentar:
Assalamu 'alaikum, salam kenal ya bu. Kakek-nenek kami masih berasal dari Tanjung Tambak. Jadi baru tau asal-asul ds. Tanjung tambak seperti diatas.
Tanah kelahiran ku 😊😊😊😊
Tempat kelahiran ku, Tanjung Tambak.
Terima kasih kisahnya...
Coba di cari tau lagi kebenaran sejarah desa Tanjung Tambak yang kau tulis,dan cari narasumber yang benar-benar tau,tolong sejarah desa itu jgan dibuat salah,.hargai nenek moyang yang pertama kali merintis desa tanjung tambak jgan asal tulis lalu sher dampak nya sangat besar bagi generasi penerus desa tanjung tambak yang membaca artikel yang kau tulis,diduga ada kekeliruan
https://www.penajurnalis.my.id/2024/06/diduga-menyebarkan-berita-bohong.html
https://kabarri.com/2024/06/11/diduga-menyebarkan-berita-bohong-tentang-sejarah-akun-facebook-info-sumsel-terancam-dilaporkan-warga/?sfnsn=wiwspwa
https://kompas86.com/daerah/diduga-menyebarkan-berita-bohong-tentang-sejarah-akun-facebook-info-sumsel-terancam-dilaporkan-warga/
https://liputanterkini.co.id/2024/06/12/diduga-menyebarkan-berita-bohong-tentang-sejarah-akun-facebook-info-sumsel-terancam-dilaporkan-warga/
Posting Komentar